IKA NUR PRATIWI

The mothers heart is the childs schoolroom

Hepatitis dan Hepatoma

diposting oleh ikanurpratiwi-fkp pada 12 September 2017
di Keperawatan Endokrin II - 5 komentar

Hepatitis dipakai untuk semua jenis peradangan sel-sel hati yang bisa disebabkan oleh infeksi (virus, bakteri, jamur), obat-obatan (termasuk obat tradisional), konsumsi alkohol, lemak yang berlebih dan penyakit autoimmune.

Hepatoma disebut juga kanker hati atau karsinoma hepatoseluler atau karsinome hepato primer adalah pertumbuhan hati yang tidak normal yang ditandai dengan bertambahnya jumlah sel dalam hati yang memiliki kemampuan membelah/ mitosis disertai dengan perubahan sel hati yang menjadi ganas. 

Apakah yang anda ketahui tentang hepatitis dan hepatoma? berilah komentar pada kolom komentar dibawah ini!

Refleksi Diri

Bagilah kelas menjadi 6 kelompok, diskusikan topik di bawah ini sesuai kelompok:

1. Hepatitis A

2. Hepatitis B

3. Hepatitis C

4. Hepatitis D dan E

5. Hepatitis F dan G

6. Hepatoma

Format tugas:

Susunlah Makalah Asuhan Keperawatan pada klien disesuaikan dengan topik yang didapatkan. Komponen makalah meliputi: tinjauan teori, WOC, Asuhan Keperawatan klien (menggunakan NANDA, NOC, NIC), peran keluarga dan perawatan dirumah.

Persentasikan hasil diskusi kelompok saat pertemuan di kelas dengan hanya menampilkan:

  1. WOC
  2. Asuhan keperawatan secara ringkas (dalam satu tabel saja, tekankan pada intervensi keperawatan inti yang akan diberikan)

Video salah satu bentuk intervensi kepada klien berdasarkan evidance based nursing terkini (sertakan jurnal terkait 5 tahun terakhir)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5 Komentar

1. Isnaini Via Zuraiyahya

pada : 13 September 2017

"Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis".

etiologi dari hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.

hepatitis dapat di cegah dengan pemberian vaksin hepatitis A atau B atau bisa gabungan dari keduannya.

Hepatoma adalah salah satu jenis kanker yang berasal dari pertumbuhan sel-sel hati yang tidak normal dan tak terkendali, disebut juga sebagai kanker hepatoseluler. Hepatoma termasuk jenis kanker hati primer artinya kanker ini memang berasal dari sel-sel hati sendiri dan bukan berasal dari penyebaran oleh kanker di organ tubuh lainnya

etiologi dari hepatoma masih belum diketahui, namun ada beberapa resiko yang menyebabkan hepatoma seperti, hepatitis c atau hepatitis b, sirosis hati, alkohol, diabetes,gangguan penyimpangan zat besi.

Gejala kanker hati saat fase awal seringkali tidak disadari. Jika kanker berkembang, pasien baru akan mengalami satu atau lebih gejala hepatoma berikut ini: Nyeri di bagian perut kanan atas. Adanya benjolan pada perut atas. Perasaan berat pada bagian perut atas. Perut terasa kembung. Hilang nafsu makan. Berat badan menurun. Kelelahan. Mual dan muntah. Kulit dan mata kuning. Pucat, urin gelap. Demam.

pengobatan hepatoma : transplantasi hati, radiasi, kemoterapi,krioblasi dan ablasi radiofrekuensi, injeksi etanol perkutaneus."


2. Elly Ardianti

pada : 13 September 2017

"Hepatitis F merupakan jenis hepatitis baru yang disebabkan oleh virus hepatitis F. Menurut sebuah penelitian, virus dari hepatitis F diketahui berbentuk bulat dengan ukuran sekitar 27-37 nm dan dapat juga disebut sebagai Virus-Like Partikel (VLP). Ada sumber yang mengatakan bahwa saat ini para pakar belum sepakat bahwa hepatitis F merupakan penyakit hepatitis yang terpisah karena masih sedikitnya laporan mengenai kasus tersebut. Hepatitis F adalah salah satu penyakit yang sampai saat ini belum memiliki pengobatan. Sampai saat ini masih terus dilakukan penelitian khususnya dalam teknik biologi molekuler untuk mencari solusi yang terbaik dalam penanganan penyakit ini.
Hepatitis G adalah penyakit hepatitis yang disebabkan oleh hepatitis G virus (HGV). Virus hepatitis G mempunyai kemiripan dengan virus hepatitis C. Virus hepatitis G dapat menular melalui kontak dengan darah. Penularan hepatitis G paling banyak terjadi melalui transfusi darah, tetapi tidak menutup kemungkinan alat-alat yang dapat melukai kulit dapat menjadi mediator penyebaran virus hepatitis G. Hepatitis G memiliki gejala yang serupa dengan hepatitis C. Beberapa gejalanya meliputi: kelelahan, nyeri otot dan sendi, demam, tidak nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, tinja berwarna abu-abu, dan sakit kuning.
Untuk penatalaksanaan kedua jenis hepatitis tersebut masih mengikuti penatalaksanaan pada hepatitis secara umum, karena sampai saat ini masih dilakukan penelitian oleh para ahli. Beberapa penatalaksanaan yang dapat diberikan meliputi tirah baring, diet rendah lemak, terapi obat sesuai instruksi dokter, menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
"


3. Rinda Harwidiana Rani

pada : 14 September 2017

"Hepatoma adalah tumor ganas yang terdiri dari sel-sel yang menyerupai hepatosit. perbedaanya terletak pada tingkat diferensiasi sel normal dan sel karsinogen. Kanker hati dapat disembuhkan melalui tindakan resection surgical. Hepatoma merupakan penyakit kronis pada hepar yang disebabkan oleh faktor pemicu hepatitis B dan C, sirosis hepatis,alfaktosin.Manifestasi klinis diantara penurunan berat badan, kehilangan kekuatan, anoreksia dan anemia, nyeri abdomen, ikterus, asites.Pemeriksaan diagnostik alphafetoprotein, AJII,USG, CT Scan, Angiografi. Diagnosa hepatoma ketidakefektifan pola nafas, ketidakseimbangan nutrisi, kurang volume cairan, nyeri, resiko perdarahan, keletihan, kerusakan integritas kulit"


4. Nadia Nur Maratush S

pada : 14 September 2017

"Hepatitis B adalah Penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis B, anggota famili hepadnavirus yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau kronis yang dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Hepatitis B dibagi menjadi 2 yaitu hepatitis B akut dan hepatitis B kronis. Hepatitis B akut lama penyakitnya kurang dari 6 bulan, dan hepatitis B kronis penyakitnya menetap, tidak sembuh-sembuh secara klinik selama lebih dari 6 bulan. Penularannya bisa melalui tranfusi darah, jarum suntik, dan transplantasi organ. Pencegahan hepatitis B bisa dengan imunisasi hepatitis b dan menghindari faktor penularan terkena hepatitis B.

Sumber : \http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-hepatitis.pdf"


5. Laksana Rouf Rohimna

pada : 14 September 2017

"Penyakit hepatitis D yang menyerang anak- anak umumnya diperoleh melalui :
1. Menggunakan jarum suntik dan obat-obatan secara bersamaan. Hepatitis D paling sering terjadi pada penderita hemofilia.
2. Apabila individu mengadakan kontak dengan darah atau cairan tubuh (seperti : air ludah, air mani, cairan vagina) dari individu yang terinfeksi
3. Bayi dari wanita penderita hepatitis D ( hepatitis yang didapat atau congenital).
4. Virus ini dapat menular sendiri secara langsung dari penderita hepatitis D, bersifat hepatotoksik.
Sedangkan cara penularan hepatitis E. Berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa yang kemungkinan menjadi reservoir hepatitis E adalah binatang domestik, termasuk babi; namun, belum terbukti. HEV dapat ditularkan kepada simpanse, cynomolgus macaque, tamarin dan babi.
"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   ">